Kajian Literatur: Pengembangan Sapi Pesisir sebagai Plasma Nutfah Lokal di Sumatera Barat
Literature Review: Development of Pesisir Cattle as a Local Genetic Resource in West Sumatra
DOI:
https://doi.org/10.24036/jeta.v3i3.133Keywords:
Sapi Pesisir, Plasma Nutfah, Potensi, Strategi, Sumatera BaratAbstract
Sapi Pesisir merupakan salah satu plasma nutfah lokal yang memiliki nilai penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat di Sumatera Barat. Namun, produktivitas dan pemanfaatannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan manajemen pemeliharaan, rendahnya kualitas pakan, serta minimnya program konservasi genetik. Kajian literatur ini bertujuan untuk menguraikan potensi Sapi Pesisir serta strategi pengembangan yang dapat dilakukan guna mempertahankan keberlanjutan populasinya. Artikel ini merupakan kajian literatur terhadap 15 jurnal nasional dan internasional yang terkait sapi lokal di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Sapi Pesisir memiliki keunggulan adaptasi terhadap lingkungan marginal, ketahanan terhadap penyakit, serta potensi daging yang cukup baik. Strategi pengembangan meliputi konservasi plasma nutfah melalui pendekatan in-situ dan ex-situ, penerapan teknologi pakan berbasis sumber daya lokal, serta penguatan kelembagaan peternak dan kebijakan pemerintah daerah. Kesimpulannya, Sapi Pesisir memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai sumber daya genetik lokal, namun memerlukan dukungan kebijakan terpadu dan inovasi teknologi agar perannya dalam pembangunan peternakan berkelanjutan semakin optimal.

