Hubungan Berat Badan Dengan Lingkar Dada Pada Kerbau Lumpur
The Relationship Between Body Weight and Chest Circumference in Swamp Buffaloes
DOI:
https://doi.org/10.24036/jeta.v3i3.137Keywords:
kerbau lumpur, berat badan, lingkar dada, korelasi, regresiAbstract
Penelitian mengenai hubungan antara berat badan dan lingkar dada pada kerbau lumpur penting dilakukan karena kedua parameter ini berperan sebagai indikator utama dalam menilai performa pertumbuhan, produktivitas, serta estimasi bobot hidup di lapangan. Penimbangan bobot badan secara langsung pada ternak besar seperti kerbau sering terkendala oleh keterbatasan alat, sehingga dibutuhkan metode yang lebih praktis dan efisien. Lingkar dada menjadi alternatif yang mudah diukur, cepat, serta tidak menimbulkan stres bagi hewan, sehingga berpotensi digunakan sebagai prediktor bobot badan yang akurat dan dapat diterapkan secara luas oleh peternak. Penelitian ini menggunakan sejumlah ekor kerbau lumpur dengan variasi umur dan jenis kelamin. Data yang dikumpulkan meliputi pengukuran lingkar dada menggunakan pita ukur pada area di belakang kaki depan, serta penimbangan bobot badan menggunakan timbangan ternak. Analisis data dilakukan melalui uji korelasi dan regresi linier sederhana untuk mengetahui keeratan serta pola hubungan antara kedua variabel yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara lingkar dada dan berat badan. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 91,2% termasuk kategori sangat tinggi dan menunjukkan bahwa peningkatan lingkar dada diikuti oleh kenaikan berat badan. Persamaan regresi menggambarkan bahwa lingkar dada berpengaruh sebesar 18,9% terhadap bobot badan dengan hubungan positif. Nilai koefisien determinasi sebesar 83,2% mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi bobot badan dapat dijelaskan oleh lingkar dada. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa lingkar dada merupakan indikator morfometrik yang sangat erat kaitannya dengan berat badan. Dengan demikian, lingkar dada dapat dimanfaatkan sebagai metode praktis untuk mengestimasi bobot badan kerbau lumpur secara lebih efisien, akurat, dan mudah diterapkan di lapangan oleh peternak.

