PENGARUH MUSIM TERHADAP KULITAS SEMEN SEGAR KERBAU RAWA (BUBALUS BUBALIS)

THE EFFECT OF SEASONS ON THE QUALITY OF FRESH SEMEN FROM SWAMP BUFFALO (BUBALUS BUBALIS)

Authors

  • Riski Aditia Program Studi Peternakan Departemen Agroindustri Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang\
  • Rini Elisia Program Studi Peternakan Departemen Agroindustri Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/jeta.v3i3.138

Keywords:

Kerbau Rawa, Musim, Uji T, Semen Segar, Inseminasi Buatan

Abstract

Indonesia memiliki dua musim utama, yaitu musim kemarau dan musim penghujan, yang memiliki perbedaan suhu, kelembaban, dan intensitas radiasi matahari yang cukup tinggi. Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh musim hujan dan musim kemarau terhadap kualitas semen kerbau lumpur (Bubalus bubalis) dalam upaya menunjang program inseminasi buatan, mempercepat perbaikan mutu genetik, serta meningkatkan produksi guna menjaga ketahanan pangan nasional. Praktikum ini menggunakan metode survey data penampungan semen kerbau lumpur dengan pengambilan data hasil penampungan semen segar pada puncak musim hujan (November–Desember 2024) dan musim kemarau (Juli–Agustus 2024). Penampungan semen dilakukan menggunakan metode vagina buatan sebanyak dua kali seminggu dengan total 24 sampel semen yang diperoleh dari satu ekor pejantan kerbau rawa yang dipelihara di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Tuah Sakato, Payakumbuh. Variabel yang diamati meliputi ; volume, warna, bau, konsistensi, pH, gerakan massa, konsentrasi (×10⁶), dan motilitas spermatozoa (%). Analisis data deskriptif untuk warna, bau, konsistensi, gerakan massa dan pH. Uji t untuk parameter volume, konsentrasi dan motilitas.  Hasil praktikum menunjukkan bahwa evaluasi semen segar kerbau lumpur  untuk warna, bau, pH konsistensi dan gerakan massa secara deskriptif, menunjukan tidak ada perbedaan kualitas antara musim kemarau dengan musim penghujan. Hasil uji T terhadap volume, konsentrasi dan motilitas juga menunjukan hasil yang sama yakni perbedaan musim hujan dan kemarau tidak berpengaruh nyata terhadap kualitas semen kerbau rawa. Hal ini diduga  kerbau lumpur memiliki kemampuan adaptasi fisiologis yang baik terhadap perubahan kondisi lingkungan tropis, dan faktor manajemen pemeliharaan serta nutrisi yang optimal yang dilakukan di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Tuah Sakato diduga juga berperan dalam menjaga kestabilan kualitas semen untuk mendukung keberhasilan program inseminasi buatan dan peningkatan produktivitas ternak di Indonesia. Dari hasil praktikum ini dapat disimpulkan bahwa manajemen pakan dan pemeliharaan yang baik membuat pejantan kerbau mampu menghasilkan semen yang baik tanpa dipengaruhi oleh musim penghujan atau musim kemarau.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Riski Aditia, & Rini Elisia. (2025). PENGARUH MUSIM TERHADAP KULITAS SEMEN SEGAR KERBAU RAWA (BUBALUS BUBALIS): THE EFFECT OF SEASONS ON THE QUALITY OF FRESH SEMEN FROM SWAMP BUFFALO (BUBALUS BUBALIS). Jurnal Tropicalanimal, 3(3), 159–164. https://doi.org/10.24036/jeta.v3i3.138