JURNAL REVIEW: INSEMINASI BUATAN (IB) PENINGKATAN KELAHIRAN TERNAK DAN PENDAPATAN USAHA TERNAK
ARTIFICIAL INSEMINATION (AI) INCREASING LIVESTOCK BUSINESS INCOME
DOI:
https://doi.org/10.24036/jeta.v2i2.63Keywords:
Pendapatan, Ternak, Genetika, Inseminasi Buatan, ReproduksiAbstract
Inseminasi buatan (IB) merupakan teknologi reproduksi yang efektif dalam meningkatkan produktivitas ternak sapi di Indonesia. Penelitian ini mengkaji dampak IB terhadap peningkatan genetika dan pendapatan peternak. IB menawarkan berbagai keuntungan, seperti efisiensi pejantan, peningkatan kualitas keturunan, dan pencegahan penyakit menular. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kinerja reproduksi sapi yang di IB adalah : nilai S/C : 1,2 -1,9; tingkat konsepsi 58,33 – 72,50%, calving interval 12 -16 bulan, sapi hasil IB memiliki bobot lebih tinggi dan nilai jual yang lebih baik dibandingkan dengan kawin alam, dengan selisih nilai jual pedet sebesar Rp. 295.677,78 per ekor per tahun, dengan keuntugan yang diperoleh responden berkisar Rp 716,808/ekor dari penjualan ternak. Selain itu, penerimaan dari pedet hasil IB lebih besar, terutama pada keturunan eksotik seperti Simmental dan Brangus. Oleh karena itu, penerapan IB tidak hanya meningkatkan efisiensi pemeliharaan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi peternak. Kesimpulannya, dengan menggunakan semen dari pejantan unggul, IB memperbaiki genetika ternak, meningkatkan kualitas keturunan, serta mempercepat seleksi genetik tanpa perlu memelihara pejantan secara langsung, perbaikan manajemen akan meningkatkan nilai kinerja reproduksi sapi hasil IB.
Kata kunci: Inseminasi Buatan, Pendapatan, Ternak