Pengaruh Penambahan Buah Segar terhadap Mutu Organoleptik Es Krim
es krim, buah segar,organoleptic, cokelat bubuk, analisis sensori
DOI:
https://doi.org/10.24036/jeta.v4i1.156Keywords:
es krim, buah segar, organoleptic, cokelat bubuk, analisis sensoriAbstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan buah naga segar dan mangga segar terhadap karakteristik organoleptik es krim yang meliputi tekstur, rasa, warna, dan aroma. Es krim dibuat dengan empat perlakuan, yaitu kontrol tanpa bahan tambahan (P0), penambahan buah naga segar (P1), buah mangga segar (P2), dan cokelat bubuk sebagai pembanding (P3). Setiap perlakuan menggunakan formulasi dasar yang sama, sedangkan bahan tambahan diberikan sebanyak 100 g per perlakuan berdasarkan bobot basah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 25 panelis tidak terlatih sebagai ulangan. Uji organoleptik dilakukan menggunakan metode hedonik skala 1–5, kemudian data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap seluruh parameter organoleptik. Perlakuan cokelat bubuk (P3) menghasilkan skor tertinggi pada parameter tekstur, rasa, warna, dan aroma, sedangkan perlakuan mangga segar (P2) cenderung menghasilkan skor terendah. Penambahan buah segar memengaruhi mutu sensori es krim terutama akibat perbedaan kadar air, serat, dan total padatan bahan tambahan. Disimpulkan bahwa jenis bahan tambahan berpengaruh terhadap mutu organoleptik es krim, dan perlakuan cokelat bubuk memberikan tingkat penerimaan panelis tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
Kata kunci: es krim, buah segar,organoleptic, cokelat bubuk, analisis sensori

